Siapa yang suka hunting kuliner? Kamu yakin makanan yang kamu makan aman?Karena Myfoodfairytales baru tahu bahwa foodies itu rentan banget terpapar Hepatitis A dan Demam Tifoid loh pada saat hunting kuliner, karena salah satu cara penularannya yaitu melalui makanan. Sakit pas lagi jalan-jalan ga enak banget loh… Yuk baca cara mencegah Hepatitis A dan Demam Tifoid sebelum kita travelling. Ada Tipsnya nih, Myfoodfairytales baru aja belajar banyak di acara Stay Healthy during Culinary Trip by Kenapa Harus Vaksin. Banyak banget informasi penting yang disampaikan oleh dr. Suzy Maria, spd (divisi Alergi Imunologi RSCM) di acara ini. Dan Myfoodfairytales baru tahu bahwa semua orang termasuk anak kecil rentan banget loh terkena HEPATITIS A dan DEMAM TIFOID!  termasuk KAMU!

Kok bisa?? Penularannya bisa dari banyak hal guys, mulai dari proses menyiapkan makanan yang kita makan, bahan makanan yang kurang higienis, kebersihan sayur yang digunakan,mencampurkan ES batu kedalam minuman, cara kita mencuci tangan, dll. And FYI,bukan hanya STREET food ya tapi RESTORAN dan CAFE mahal yang kita sering konsumsi juga bisa bikin kita terpapar penyakit ini loh. Kita selalu berpikiran bahwa tempat bersih makanannya pasti lebih bersih kan daripada makanan jalanan. Realitynya ga banget guys, karena kamu kan tidak bisa melihat ataupun memantau si pembuat makanan ataupun bahan-bahan yang mereka gunakan.

Berikut ini myfoodfairytales berikan info beberapa gejala umum Hepatitis A dan demam Tifoid ya :

Gejala Hepatitis A : Demam, lesu, mual, hilang napsu makan, kuning (kulit dan mata), sakit perut, muntah, tinja dan urin berwarna gelap

Gejala Demam Tifoid : Sakit kepala, mual,sakit perut, hilang napsu makan, diare atau sembelit,  suhu tubuh perlahan lahan tinggi setiap harinya terutama menjelang sore dan sulit turun walaupun sudah diberikan obat penurun panas  serta adanya bercak merah sehingga dibutuhkan pemeriksaan Labotrium untuk memastikannya.

That’s why aku mau share info yang kudapat ini, karena MENCEGAH itu lebih baik daripada MENGOBATI kan. Nah bagaimana cara Pencegahan yang dimaksud bisa melalui mencuci tangan secara rutin (dimana di seminar ini aku baru tau ada cara mencuci tangan yang benar), tidak jajan sembarangan khususnya yang terlihat meragukan banget,merebus air hingga mendidih dan pencegahan lainnya adalah alangkah baik nya jika kita datangi dulu dokter langganan, rumah sakit, puskemas atau klinik terdekat untuk mendapatkan Vaksin Hepatitis A dan vaksin demam Tifoid sebelum kita traveling ataupun hunting kuliner.

Oh ya sekarang juga tersedia VAKSIN combo (Hepatitis A dan Demam Tifoid) jadi ga perlu 2x suntik, 1x suntik sudah dapat dua-duanya. Ga usa khawatir karena harga nya itu affordable kok (bervariasi tergantung RS/Klinik).
Make sure untuk memberi jeda MINIMAL 2 MINGGU ya sebelum kalian berpergian ke luar atau wisata kulineran! Biar imun tubuh kalian menyesuaikan dengan vaksin ini dan juga biar perjalanan kalian menjadi lebih menyenangkan karena terbebas dari penyakit.
Ingat loh.. lebih baik MENCEGAH daripada MENGOBATI .


Untuk informasi lebih lanjut mengenai Vaksin Hepatitis A dan Demam Tifoid kalian bisa langsung cek akun Instagram @KenapaHarusVaksin ya!

#KenapaHarusVaksin #4BetterProtection #KulineranTetapSehat #VaksinHepatitisA #VaksinTifoid #KulinerSehat #Vaksin #foodgasm #foodstagram #kulinerjakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *